Ini Kelebihan dan Kekurangan KB Implan, Cara Pasang & Efek Sampingnya

Ini Kelebihan dan Kekurangan KB Implan, Cara Pasang & Efek Sampingnya
kelebihan dan kekurangan kb implan

Ini Kelebihan dan Kekurangan KB Implan, Cara Pasang & Efek Sampingnya

Kelebihan dan kekurangan kb implan bisa menjadi panduan penting sebelum memilih metode kontrasepsi ini. 

KB implan merupakan salah satu alat kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan. Banyak orang mempertanyakan apakah metode ini benar-benar aman. 

Berdasarkan penelitian, hanya sekitar 1 dari 10 wanita yang tetap bisa hamil setelah pemasangan KB implan. 

Dibandingkan dengan jenis kontrasepsi lain, alat ini tergolong sangat aman dan memiliki daya tahan yang lama, bisa bertahan hingga tiga tahun.

Program keluarga berencana mendorong pengaturan jumlah anak, dan penggunaan alat kontrasepsi menjadi salah satu sarana utamanya. Pertanyaan seputar pantangan atau batasan dalam penggunaan KB implan pun sering muncul. 

Semua aspek tersebut, termasuk keunggulan dan keterbatasannya, akan dibahas agar pengguna dapat memahami manfaat serta pertimbangan sebelum memutuskan menggunakan metode ini.

Secara keseluruhan, memahami kelebihan dan kekurangan kb implan membantu setiap individu membuat keputusan yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Apa Itu KB Implan?

KB Implan, yang juga dikenal sebagai susuk KB, merupakan metode kontrasepsi berupa batang kecil yang lentur. Pemasangannya dilakukan dengan menanam batang ini di bawah kulit lengan atas.

Setelah terpasang, alat ini melepaskan hormon progestin ke dalam darah untuk mencegah kehamilan. 

Hormon tersebut bekerja dengan beberapa cara: menghambat pelepasan sel telur dari ovarium, mengentalkan lendir pada leher rahim sehingga sperma sulit mencapai sel telur, serta menipiskan lapisan rahim agar sel telur yang telah dibuahi tidak mudah menempel.

Tujuan KB Implan 

KB implan, yang sering disebut juga susuk, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang efektif selain IUD. 

Fungsinya terutama untuk mendukung program Keluarga Berencana dengan mencegah kehamilan. Berikut penjelasan tujuan pemasangan susuk KB:

  1. Mencegah Kehamilan
    Susuk KB menjadi alternatif yang efektif untuk mencegah kehamilan. Batang implan yang ditanam di bawah kulit melepaskan hormon yang dapat menghambat pembuahan sel telur. Perlindungan ini biasanya berlangsung hingga tiga tahun.
  2. Mengatasi Masalah Kesehatan
    Selain sebagai kontrasepsi, KB implan juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan medis. Dokter kadang merekomendasikan pemasangan susuk untuk mengatasi menstruasi tidak teratur atau nyeri haid yang berat. 

Alat ini membantu menstabilkan siklus menstruasi sekaligus mengurangi gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan.

Apakah KB Implan dengan KB Susuk Sama?

Banyak orang sering keliru mengira KB implan dan KB susuk adalah metode kontrasepsi yang berbeda. 

Padahal, keduanya merujuk pada metode yang sama, hanya penyebutannya yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Definisi KB Implan dan KB Susuk
  • KB implan adalah metode kontrasepsi jangka panjang berupa batang kecil yang fleksibel, ditempatkan di bawah kulit lengan atas.
  • KB susuk merupakan istilah yang lebih dikenal di masyarakat untuk menyebut KB implan. Disebut “susuk” karena bentuknya menyerupai batang kecil yang “disusukkan” ke bawah kulit.
    Dengan kata lain, KB implan dan KB susuk adalah hal yang sama, hanya berbeda dalam penamaan.
  1. Kandungan dan Mekanisme Kerja
    Baik KB implan maupun KB susuk mengandung hormon progestin yang bekerja dengan cara:
  • Mencegah pelepasan sel telur (ovulasi).
  • Menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit menembus rahim.
  • Menipiskan lapisan rahim agar pembuahan tidak mudah terjadi.
    Karena mekanismenya sama, efektivitas keduanya juga setara.
  1. Durasi Perlindungan
    Metode ini memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kehamilan sesuai jenis implan:
  • 3 tahun
  • 5 tahun
    Selama periode tersebut, tidak perlu melakukan kontrasepsi tambahan seperti pil KB atau suntikan.
  1. Prosedur Pemasangan
  • Harus dilakukan oleh tenaga medis terlatih, seperti dokter atau bidan.
  • Prosesnya cepat, biasanya hanya beberapa menit.
  • Menggunakan anestesi lokal sehingga minim rasa nyeri.
    Prosedur KB implan dan KB susuk tidak memiliki perbedaan.
  1. Efektivitas dan Keamanan
    KB implan/susuk termasuk metode kontrasepsi yang sangat efektif, dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99 persen. Metode ini juga aman digunakan oleh sebagian besar wanita, termasuk ibu menyusui, selama tidak ada kondisi medis yang melarang.
  2. Perbedaan Nama dalam Masyarakat
  • KB implan adalah istilah resmi dalam dunia medis.
  • KB susuk adalah sebutan populer yang digunakan sehari-hari.
    Namun secara fungsi, bentuk, kandungan, dan manfaat, keduanya identik.

Manfaat Susuk KB

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh saat menggunakan KB implan:

  1. Sangat Efektif
    Susuk KB termasuk metode kontrasepsi yang andal dalam mencegah kehamilan. Dengan pemasangan yang tepat, tingkat kegagalannya sangat rendah, sehingga memberikan perlindungan optimal terhadap kehamilan yang tidak direncanakan. 

Selain itu, implan cenderung memiliki efek samping lebih sedikit dibanding pil KB atau suntik KB.

  1. Perlindungan Jangka Panjang
    KB implan memberikan proteksi selama 3–5 tahun, tergantung jenis yang dipilih. Hal ini membuatnya menjadi alternatif praktis dan tahan lama, mirip dengan IUD.
  2. Reversibel
    Salah satu keunggulan utama adalah sifatnya yang reversibel. Jika ingin hamil atau beralih ke metode kontrasepsi lain, implan bisa dilepas kapan saja oleh dokter, dan kesuburan atau siklus menstruasi akan pulih dengan cepat.
  3. Mudah Digunakan
    Setelah dipasang di bawah kulit lengan atas, kamu tidak perlu melakukan tindakan rutin seperti mengonsumsi pil atau suntik KB. Implan bekerja otomatis sehingga lebih praktis.
  4. Tidak Mengganggu Aktivitas Seksual
    KB implan tidak memengaruhi kehidupan seksual. Kamu tetap bisa menjalani aktivitas seks secara normal dan nyaman tanpa khawatir mengenai risiko kehamilan.

Kalau masih ingin mengetahui lebih detail tentang KB implan, dokter ahli bisa memberikan penjelasan lengkap mengenai manfaat, efek samping, dan prosedurnya.

Jenis KB Implan

Berikut adalah beberapa jenis KB implan yang perlu diketahui, dibedakan berdasarkan jumlah batang dan lama efektivitasnya:

  • Norplant: Terdiri dari enam batang, mampu memberikan perlindungan hingga lima tahun.
  • Sino-implant 2: Memiliki dua batang, efektif selama empat hingga lima tahun, dan disubsidi melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
  • Jadelle: KB implan dua batang dengan masa pakai lima tahun, diproduksi oleh perusahaan swasta dan tersedia secara global.
  • Implanon: Hanya satu batang, efektif selama tiga tahun, dengan biaya sekitar Rp 115 ribu.
  • Nexplanon: Generasi terbaru, satu batang dengan fitur radiopak agar mudah dikeluarkan, efektif tiga tahun, harganya sama dengan Implanon.

Setiap jenis menawarkan durasi dan jumlah batang berbeda, sehingga pemilihan disesuaikan dengan kebutuhan dan rekomendasi tenaga medis.

Kapan Harus Melakukan KB Implan?

Pemasangan kontrasepsi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kamu serta pasangan, tetapi konsultasi dengan dokter tetap penting sebelum memutuskan. 

Dokter akan menilai kesehatan secara keseluruhan untuk menentukan metode yang paling tepat. Berikut beberapa situasi di mana pemasangan biasanya direkomendasikan:

  1. Setelah melahirkan
    Biasanya dilakukan beberapa hari atau minggu pasca persalinan, tergantung jenis implan. Tujuannya adalah mengatur jarak kehamilan agar tetap sehat, karena jarak yang terlalu dekat dapat berisiko bagi ibu.
  2. Usai keguguran
    Pemasangan KB sering dianjurkan setelah keguguran untuk memberi waktu tubuh pulih. Dokter akan menilai kapan waktu terbaik agar kontrasepsi aman digunakan.
  3. Masalah menstruasi
    Jika mengalami siklus tidak teratur atau nyeri haid hebat, dokter bisa merekomendasikan KB implan. Namun, ini memerlukan pemeriksaan dan pertimbangan medis terlebih dahulu.
  4. Kapan saja
    Implan dapat dipasang kapan pun, bahkan selama siklus menstruasi berlangsung. Tidak ada periode khusus yang harus ditunggu untuk pemasangan.
  5. Sebelum perjalanan atau acara penting
    Jika ada rencana perjalanan atau kegiatan penting, konsultasikan dengan dokter apakah pemasangan implan diperlukan agar kenyamanan tetap terjaga.

Dengan pendekatan ini, pemasangan kontrasepsi menjadi lebih aman dan sesuai dengan kondisi tubuh serta kebutuhan hidup kamu.

Kelebihan dan Kekurangan KB Implan

Sebelum memilih metode KB implan, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan kb implan agar keputusan yang diambil lebih tepat dan aman.



1. Kelebihan

  • Sangat andal dalam mencegah kehamilan, dengan tingkat efektivitas lebih dari 99%.
  • Tidak perlu digunakan setiap hari, sehingga lebih nyaman dan praktis bagi penggunanya.
  • Memiliki daya tahan lama; tergantung jenisnya, implan dapat berfungsi selama 3–5 tahun.
  • Dapat dibalik, artinya kontrasepsi bisa dihentikan dengan melepas implan.

2. Kekurangan

  • Pemasangan membutuhkan prosedur medis oleh tenaga kesehatan yang berkompeten.
  • Berpotensi menimbulkan efek samping, seperti perubahan siklus menstruasi, nyeri atau bengkak di area pemasangan, serta perubahan mood atau gairah seksual.
  • Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual, sehingga tetap dianjurkan menggunakan kondom sebagai pencegahan tambahan.

Prosedur Pemasangan Susuk KB

Berikut adalah langkah-langkah pemasangan susuk KB yang harus dilakukan oleh tenaga medis profesional:

  1. Konsultasi Awal
    • Langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk menentukan jenis kontrasepsi yang paling sesuai.
    • Dokter akan menjelaskan manfaat, kemungkinan efek samping, dan prosedur pemasangan susuk KB.
    • Riwayat kesehatan dan penggunaan KB sebelumnya akan ditanyakan untuk memastikan keamanan.
  2. Pemeriksaan Fisik
    • Dokter melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan kondisi tubuh sehat sebelum pemasangan.
    • Pemeriksaan meliputi tekanan darah, berat badan, dan pemeriksaan fisik umum lainnya.
  3. Proses Pemasangan
    • Susuk KB ditempatkan di bawah kulit lengan atas. Dokter menentukan lokasi tepat dan membersihkan area dengan antiseptik.
    • Anestesi lokal bisa diberikan untuk mengurangi rasa nyeri.
    • Susuk KB dimasukkan ke jaringan di bawah kulit, lalu luka ditutup dengan perban atau jahitan.
    • Dokter akan memberikan panduan perawatan luka, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, dan jadwal kunjungan berikutnya.
  4. Kunjungan Tindak Lanjut
    • Biasanya dijadwalkan beberapa minggu atau bulan setelah pemasangan.
    • Dokter memeriksa respon tubuh terhadap susuk KB dan memastikan alat kontrasepsi bekerja efektif.
    • Pasien dapat menanyakan informasi tambahan tentang prosedur, perawatan, atau efek samping kepada tenaga medis.

Tempat Melakukan KB Implan

Pemasangan implan kontrasepsi dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan yang memiliki tenaga medis berkompeten. 

Layanan ini tersedia di rumah sakit, puskesmas, klinik kebidanan, praktik dokter kandungan, maupun fasilitas kesehatan pemerintah. 

Setiap tempat umumnya menerapkan standar keamanan dan sterilisasi yang seragam, sehingga kamu hanya perlu memilih lokasi yang paling nyaman dan mudah dijangkau. 

Jika masih merasa ragu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu agar mengetahui ketersediaan jenis implan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan.

Biaya Pemasangan Susuk KB

Biaya pemasangan implan kontrasepsi di Indonesia bisa berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis implan, fasilitas kesehatan yang dipilih, lokasi, serta cakupan asuransi yang dimiliki. 

Secara umum, biaya pemasangan berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 2.000.000. Jika kamu memiliki asuransi kesehatan, sebagian atau seluruh biaya pemasangan bisa ditanggung, tergantung pada jenis polis dan ketentuan yang berlaku. 

Selain biaya pemasangan, biasanya ada biaya tambahan untuk konsultasi awal, pemeriksaan fisik, serta kunjungan tindak lanjut setelah pemasangan.

Efek Samping KB Implan

Seperti metode kontrasepsi hormonal lainnya, pemasangan implan dapat menimbulkan beberapa efek samping. Yang paling sering terjadi antara lain:

  • Perubahan pola menstruasi, misalnya siklus tidak teratur, lebih sering, lebih jarang, atau bahkan berhenti sama sekali.
  • Sakit kepala.
  • Perubahan berat badan.
  • Muncul jerawat.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perubahan suasana hati.

Efek samping ini umumnya ringan dan biasanya akan berkurang atau hilang setelah beberapa bulan pertama pemakaian. Jika gejala terasa berat atau tidak membaik, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Sebagai penutup, dengan memahami kelebihan dan kekurangan kb implan, diharapkan pembaca mampu menimbang manfaat, risiko, dan memilih kontrasepsi yang paling sesuai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index