JAKARTA - Menjelang Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia menunjukkan sikap tenang.
Pelatih Hector Souto menegaskan anak-anak asuhnya tidak akan merasa tertekan oleh harapan publik. Turnamen ini akan dimulai di Indonesia Arena pada Selasa. Sebagai tuan rumah, pasukan Merah Putih berada di Grup A bersama Irak, Kirgizstan, dan Korea Selatan.
Modal percaya diri Timnas Indonesia cukup kuat. Tim ini baru saja menorehkan sejarah dengan meraih medali emas perdana di SEA Games 2025 Thailand, akhir tahun lalu.
Hector Souto menekankan, fokus tim bukan pada ekspektasi eksternal, melainkan persiapan pertandingan demi pertandingan.
Fokus pada Persiapan Laga
Dalam konferensi pers jelang laga perdana, Hector Souto hadir bersama pelatih Irak Joao Carlos, pelatih Kirgizstan Nurjan Djetybaev, dan pelatih Korea Selatan Paulo Fernandes.
Souto menegaskan bahwa para pemain tidak akan terbebani ekspektasi publik. “Kami tidak bisa mengontrol bagaimana pandangan orang. Kami hanya fokus pada hal-hal yang bisa kami kontrol,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Para pemain diarahkan untuk menitikberatkan energi pada detail pertandingan, alih-alih memikirkan tekanan dari luar. Hal ini menjadi strategi agar performa di lapangan tetap optimal.
“Kami fokus pada detail-detail pertandingan, tidak memusingkan yang lainnya. Memang kami ingin memberikan yang terbaik buat pendukung, tetapi tugas kami bukan mengontrol ekspektasi publik. Tugas kami fokus pada laga,” tegas Souto.
Sejarah Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal
Timnas Futsal Indonesia sudah berpartisipasi dalam Piala Asia Futsal sebanyak sepuluh kali. Prestasi terbaik dicatat pada edisi 2022 di Kuwait, ketika tim berhasil menembus babak perempat final.
Pada turnamen itu, Timnas Indonesia kalah 0-5 dari Iran di laga pembuka Grup C, namun bangkit di pertandingan kedua. Mereka menaklukkan Lebanon dengan skor meyakinkan 7-2, sehingga masih menjaga peluang lolos ke perempat final.
Langkah Merah Putih akhirnya dihentikan oleh Jepang, yang kemudian melaju ke final dan menjuarai turnamen setelah mengalahkan Iran 3-2. Catatan ini menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk tampil lebih baik di Piala Asia Futsal 2026.
Modal Kemenangan SEA Games Jadi Kepercayaan Diri
Kemenangan Timnas Indonesia di SEA Games 2025 menjadi penyemangat tambahan. Dengan pengalaman meraih emas pertama, tim memiliki mental positif menjelang kompetisi Asia.
Souto menegaskan pentingnya menjaga fokus pada persiapan setiap laga, sehingga pemain tidak terjebak tekanan hasil. Strategi ini dianggap lebih efektif daripada terlalu memikirkan opini publik.
“Para pemain kami tidak merasa tertekan. Kami sepenuhnya fokus mempersiapkan pertandingan melawan Korea Selatan, Kirgizstan, dan selanjutnya Irak,” kata Souto.
Jadwal Laga Timnas Indonesia
Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Grup A pada 27 Januari 2026 pukul 19.00 WIB melawan Korea Selatan di Indonesia Arena.
Selanjutnya, pada 29 Januari 2026 pukul 19.00 WIB, Indonesia akan menghadapi Kirgizstan di tempat yang sama.
Pertandingan terakhir fase grup melawan Irak dijadwalkan pada 31 Januari 2026 pukul 19.00 WIB. Setiap laga menjadi kunci untuk lolos ke babak berikutnya.
Fokus dan Mental Tetap Prioritas
Kunci keberhasilan Timnas Indonesia bukan hanya pada kemampuan fisik, tetapi juga mental yang stabil. Souto menekankan pentingnya pemain tetap tenang dan fokus pada tugas masing-masing di lapangan.
Dengan modal pengalaman SEA Games dan persiapan matang, tim berharap bisa memberikan penampilan terbaik. Strategi ini diharapkan meminimalkan tekanan dari ekspektasi publik yang besar.
Hector Souto menutup dengan menyatakan bahwa tim akan memaksimalkan potensi yang ada. “Kami ingin memberi yang terbaik untuk bangsa dan pendukung, tetapi fokus utama tetap pada pertandingan,” ujar pelatih asal Spanyol itu.