JAKARTA - Nilai pasar Rp13 miliar menjadikan Layvin Kurzawa pemain termahal kedua di BRI Super League musim 2025/2026.
Kedatangan bek kiri asal Prancis ini menjadi kejutan besar bagi sepak bola Indonesia.
Persib Bandung merekrut Kurzawa secara bebas transfer dari Boavista, Portugal. Sebelumnya pemain berusia 33 tahun ini sempat setengah musim tanpa klub, namun pengalaman Eropa membuatnya tetap diminati.
Pengumuman resmi dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 25 Januari 2026. Puluhan ribu Bobotoh menyaksikan langsung kedatangan pemain yang pernah membela Paris Saint-Germain itu.
Kehadirannya diharapkan membawa dampak signifikan, baik memperkuat lini belakang Persib di BRI Super League maupun memberi kontribusi di AFC Champions League Two.
Debut di BRI Super League dan Kontrak Bersama Persib
Kurzawa resmi bergabung untuk putaran kedua musim ini dengan kontrak hingga akhir musim 2025/2026. Opsi perpanjangan disiapkan berdasarkan performa dan kebutuhan tim.
Pemain kelahiran Fréjus, Prancis, pada 4 September 1992 ini diperkenalkan langsung kepada publik. Momentum ini menandai babak baru kariernya di sepak bola Indonesia.
Manajemen Persib menilai pengalaman dan kualitas Kurzawa sepadan dengan nilai kontrak yang diberikan. Mereka menaruh harapan besar agar pemain ini menjadi pilar pertahanan Maung Bandung.
Dengan pengalaman bermain di level Eropa, Kurzawa diharapkan menambah stabilitas dan visi baru di lini belakang Persib.
Nilai Pasar Fantastis Layvin Kurzawa di BRI Super League
Data Transfermarkt per 21 Oktober 2025 mencatat nilai pasar Kurzawa mencapai Rp13,04 miliar (sekitar €750 ribu). Angka ini membuatnya pemain termahal kedua di kompetisi domestik.
Meski jauh menurun dari puncak kariernya di PSG yang mencapai Rp399,78 miliar (2016/2017), nilai ini tetap impresif untuk standar Liga Indonesia.
Penurunan nilai dipengaruhi usia dan riwayat cedera, namun kualitas teknis dan pengalaman Kurzawa tetap jauh di atas rata-rata pemain lokal.
Nilai pasar ini menegaskan statusnya sebagai rekrutan kelas atas yang dapat meningkatkan daya saing Persib musim ini.
Pengalaman Internasional yang Menjadi Keunggulan
Kurzawa pernah bermain di Paris Saint-Germain dan Liga Champions Eropa. Rekam jejak internasional ini memberikan Persib keuntungan strategi tersendiri.
Selain kemampuan bertahan, pemain ini mahir membantu serangan dari sisi kiri. Crossing dan tendangan jarak jauhnya menjadi nilai tambah bagi Maung Bandung.
Adaptasi di Indonesia menjadi hal yang dinantikan penggemar. Kombinasi pengalaman Eropa dan kompetisi lokal diharapkan menghasilkan performa maksimal di BRI Super League.
Kurzawa menjadi contoh bagaimana pemain internasional mampu memberi pengaruh signifikan di liga domestik.
Dampak Kedatangan Layvin Kurzawa untuk Persib
Kehadiran Kurzawa menambah opsi rotasi bagi pelatih, terutama di lini belakang. Tim kini memiliki bek berpengalaman menghadapi tekanan laga penting.
Selain kualitas teknik, mental dan pengalaman Kurzawa di Eropa menambah karakter skuad. Hal ini dianggap vital dalam persaingan ketat musim ini.
Bobotoh menyambut kedatangan Kurzawa dengan antusiasme tinggi. Dukungan langsung di stadion diharapkan mempermudah adaptasi pemain baru ini.
Bek berpengalaman ini diproyeksikan menjadi kunci stabilitas pertahanan dan membantu serangan dari sisi sayap kiri.
Prospek dan Ambisi di AFC Champions League Two
Dengan Kurzawa, Persib memiliki bek kiri berkualitas Eropa yang siap menghadapi laga berat di AFC Champions League Two.
Manajemen dan pelatih berharap pengalaman internasional Kurzawa membantu tim bersaing di kompetisi Asia. Target utama adalah memperkuat pertahanan sekaligus memberi kontribusi ofensif.
Kontribusinya diharapkan membawa Persib lebih kompetitif, baik di liga domestik maupun turnamen kontinental. Kehadiran pemain ini menegaskan ambisi Persib menjadi klub top Asia Tenggara.
Kurzawa juga diharapkan menjadi mentor bagi pemain muda dan inspirasi bagi seluruh skuad, memberi pengaruh positif di lapangan maupun di luar lapangan.