Daihatsu

Daihatsu Tingkatkan Investasi dan Elektrifikasi Mobil Hybrid Nasional Terbaru

Daihatsu Tingkatkan Investasi dan Elektrifikasi Mobil Hybrid Nasional Terbaru
Daihatsu Tingkatkan Investasi dan Elektrifikasi Mobil Hybrid Nasional Terbaru

JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus menegaskan komitmennya di sektor elektrifikasi dengan menghadirkan Rocky e-Smart Hybrid terbaru. 

Langkah ini sejalan dengan investasi besar senilai Rp2,9 triliun untuk pabrik Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2).

Pabrik baru ini diresmikan awal tahun lalu dan menjadi fasilitas produksi keenam Daihatsu, berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur. Luasnya hampir 23 hektare, dirancang untuk memenuhi permintaan domestik maupun ekspor.

Fasilitas canggih dengan kapasitas besar

KAP 2 dilengkapi tiga fasilitas utama: bodi, pengecatan, dan perakitan yang terintegrasi dengan teknologi manufaktur modern. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 140.000 unit per tahun.

Dengan tambahan kapasitas ini, total produksi Daihatsu kini melebihi 530.000 unit per tahun. Hal ini memastikan ketersediaan kendaraan untuk pasar domestik dan global tetap terjaga.

Dukungan pemasok lokal dan UMKM

Produksi Daihatsu tidak lepas dari jaringan pemasok yang luas, termasuk UMKM. Tingkat lokalisasi kendaraan yang tinggi menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung industri otomotif nasional.

Manajemen Daihatsu menekankan bahwa kolaborasi dengan pemasok lokal mendukung efisiensi produksi dan menguatkan rantai pasok industri otomotif di Indonesia.

Rocky e-Smart Hybrid fokus pada efisiensi dan emisi rendah

Rocky Hybrid memiliki konsumsi bahan bakar antara 28–34,8 km per liter berdasarkan metode JC08 Jepang. Emisinya juga rendah, hanya 83 gram CO2 per kilometer, menjadikannya salah satu hybrid paling ramah lingkungan di kelasnya.

Kendaraan ini diharapkan menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memperkuat citra Daihatsu di pasar hybrid.

Performa mesin dan teknologi hybrid

Rocky Hybrid dibekali mesin 1.2L WA-VEX dan baterai 177,6 volt berkapasitas 0,74 kWh. Transmisi hybrid khusus (Transaxle) memungkinkan mobil menghasilkan tenaga maksimum 106 PS dan torsi hingga 170 Nm.

Akselerasinya juga kompetitif, 0–100 km per jam tercapai dalam 10 detik, memberikan pengalaman berkendara yang responsif namun tetap hemat energi.

Strategi produksi dan rencana perakitan lokal

Saat ini, Rocky Hybrid dipasarkan dalam bentuk CBU (Completely Built Up) dari Jepang. Opsi perakitan lokal (CKD) masih dipertimbangkan untuk tahap selanjutnya, menyesuaikan perkembangan pasar dan permintaan konsumen.

Langkah ini diharapkan bisa menurunkan harga jual, meningkatkan kapasitas produksi domestik, serta memperkuat posisi Daihatsu dalam persaingan kendaraan hybrid nasional.

Komitmen jangka panjang Daihatsu di elektrifikasi

Investasi Rp2,9 triliun untuk KAP 2 sekaligus menjadi sinyal bahwa Daihatsu serius memimpin transformasi elektrifikasi di Indonesia. Perusahaan menekankan bahwa strategi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga daya saing dan keberlanjutan.

Ke depan, fokus Daihatsu akan terus pada pengembangan kendaraan hybrid dan elektrifikasi bertahap, agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses kendaraan rendah emisi dengan harga terjangkau.

Kesimpulan: hybrid sebagai solusi otomotif masa depan

Dengan Rocky e-Smart Hybrid dan pabrik KAP 2, Daihatsu siap menghadapi tren otomotif global yang semakin menekankan efisiensi energi dan emisi rendah. Kombinasi inovasi produk dan fasilitas modern menegaskan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada industri otomotif nasional yang berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index