Listrik

Program Light Up The Dream PLN Sambungkan Listrik Gratis Bagi 2.533 Keluarga

Program Light Up The Dream PLN Sambungkan Listrik Gratis Bagi 2.533 Keluarga
Program Light Up The Dream PLN Sambungkan Listrik Gratis Bagi 2.533 Keluarga

JAKARTA - Akses listrik masih menjadi kebutuhan penting bagi banyak keluarga di Indonesia. 

Bagi sebagian masyarakat prasejahtera, memiliki sambungan listrik sendiri di rumah bukanlah hal yang mudah. Kondisi ekonomi sering kali membuat mereka harus bergantung pada aliran listrik dari tetangga atau bahkan hidup tanpa penerangan memadai.

Melihat kondisi tersebut, PT PLN Persero terus menghadirkan berbagai program sosial untuk membantu masyarakat mendapatkan akses energi yang layak. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program Light Up The Dream yang memberikan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera.

Program ini tidak hanya memberikan penerangan di rumah rumah warga, tetapi juga membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan listrik yang tersedia, berbagai aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Melalui kegiatan penyalaan serentak yang dilakukan di berbagai daerah, ribuan keluarga kini dapat merasakan manfaat listrik secara langsung.

Program Sosial Sambungan Listrik Gratis

PT PLN Persero kembali melakukan penyalaan serentak penyambungan listrik gratis untuk 2.533 rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia melalui program Light Up The Dream pada Rabu 4 Maret.

Light Up The Dream merupakan program bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang berasal dari donasi sukarela pegawai PLN.

Program sosial ini berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2020.

Sejak pertama kali dilaksanakan, program tersebut telah berhasil menyambungkan listrik secara cuma cuma kepada 44.317 keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui program ini, PLN berupaya memastikan bahwa semakin banyak masyarakat dapat menikmati akses listrik yang layak untuk menunjang kehidupan sehari hari.

Kebahagiaan Warga Penerima Manfaat

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Titin, warga Kota Banjarmasin. Ia mengaku sangat bahagia karena akhirnya dapat menikmati listrik di rumahnya sendiri.

"Di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini, akhirnya saya bisa memenuhi kebutuhan sehari hari, terutama mencuci dan menggosok pakaian, tanpa harus menumpang listrik lagi ke tetangga," ungkap Titin dikutip Rabu 11 Maret 2026.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Ami, warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Ia menyampaikan rasa syukur setelah rumahnya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini kami hanya menyalur listrik dari tetangga, sekarang akhirnya rumah kami punya listrik sendiri. Apalagi ini di bulan Ramadan, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan," ucap Ami.

Pengalaman para penerima manfaat tersebut menunjukkan betapa pentingnya akses listrik bagi kehidupan masyarakat.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pelaksanaan program Light Up The Dream juga mendapat dukungan dari berbagai pemerintah daerah. Salah satunya datang dari Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.

Ia hadir dalam kegiatan penyalaan serentak program Light Up The Dream di Bandar Lampung.

Menurutnya, program ini memberikan harapan baru bagi banyak keluarga di berbagai wilayah.

"Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi penggerak ekonomi keluarga, penunjang pendidikan anak anak, serta fondasi berkembangnya usaha kecil dan kegiatan produktif masyarakat. Program ini sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung dari tingkat paling dasar," ujar Jihan.

Selain itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena juga memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

"Kegiatan ini memotivasi kami dari pemerintah daerah untuk giat memastikan tidak ada lagi masyarakat Kota Ambon yang belum menikmati listrik. Berkat PLN berbagi, Ambon menyala, rakyat makin cerdas," ungkap Bodewin.

Wujud Kepedulian Insan PLN

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang masih belum menikmati listrik.

Program ini dijalankan melalui donasi sukarela para pegawai PLN yang ingin membantu masyarakat prasejahtera.

"Kita tahu bahwa dalam kehidupan modern hari ini, sulit rasanya bagi sebuah rumah tangga untuk hidup tanpa aliran listrik. Melalui Light Up The Dream, insan PLN melihat adanya sisi kemanusiaan yang bisa diisi dengan kontribusi untuk memberikan harapan," ucap Yusuf.

Program ini menjadi salah satu cara bagi pegawai PLN untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat.

Dengan semangat berbagi tersebut, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan.

Harapan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan bahwa program ini juga merupakan bagian dari implementasi Employee Value Proposition PLN.

Melalui kebijakan tersebut, perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman kerja terbaik bagi para pegawai sekaligus mendorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan sosial.

"Lewat program ini, kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi dari insan PLN dapat benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapannya, semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menikmati listrik secara mandiri, sehingga ekonomi dapat bergerak dan taraf hidup masyarakat semakin meningkat," pungkas Yusuf.

Dengan terus berjalannya program Light Up The Dream, PLN berharap semakin banyak rumah tangga prasejahtera yang memperoleh akses listrik.

Akses energi yang memadai diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat rumah tangga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index