Java United Wajib Tambal Pertahanan Sebelum Hadapi Persija di BRI Super League

Java United Wajib Tambal Pertahanan Sebelum Hadapi Persija di BRI Super League

BALANS.ID — Java United FC menatap laga tandang melawan Persija Jakarta pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 dengan catatan pertahanan yang belum rapat. Dua laga awal sudah merobek gawang mereka empat kali, dan kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang membuat Laskar Kepodang Emas terbenam di peringkat ke-17 dengan poin -1.

Duel melawan Persija Jakarta dijadwalkan berlangsung tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB. Bagi Java United, laga ini menjadi ujian berat di tengah start buruk mereka di kompetisi.

Sanksi pengurangan dua poin akibat perpindahan homebase memperparah posisi Java United di dasar klasemen. Dua pertandingan awal hanya menghasilkan satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC, sebelum mereka tumbang dari Persita Tangerang dengan skor 2-3.

Gawang Java United Sudah Jebol Empat Kali dalam Dua Laga

Masalah utama skuad asuhan Fabio Lefundes terletak di lini belakang. Tiga dari empat gol yang bersarang ke gawang mereka tercipta saat kalah dari Persita, dan dua di antaranya lahir dari skema serangan yang sama, yakni umpan dari sisi sayap.

Pelatih asal Brasil itu mengakui celah di sisi sayap menjadi sumber masalah. Ia menyebut proses evaluasi sudah mengarah pada penyesuaian cara masuknya bola ke kotak penalti.

"Kami harus berhati-hati. Saat kami melakukan evaluasi, tepatnya evaluasi inilah yang saya lakukan: bola masuk dengan sangat mudah dari sisi sayap dan kami mencoba menyesuaikan masuknya bola itu," kata Lefundes.

"Hanya saja, kita seperti menggunakan selimut yang pendek, kan? Saya menutupi satu sisi, tetapi sisi lain jadi terbuka, dan kami kebobolan dua gol dari duel di dalam kotak penalti besar kami," imbuhnya.

Dua Gol Persita Lahir di Menit Akhir, Alarm Konsentrasi Java United

Kebobolan Java United saat tumbang dari Persita terjadi di fase krusial. Rayco Rodriguez menyamakan kedudukan pada menit 89, lalu Aleksa Andrejic memastikan kemenangan Pendekar Cisadane di menit 90+6.

Pola itu menunjukkan masalah konsentrasi di pengujung laga, bukan sekadar kelemahan taktik. Menghadapi Persija yang punya striker tajam, kebobolan di menit akhir bisa jadi mimpi buruk bagi Java United.

Persija Datang dengan Modal Dua Kemenangan Beruntun

Macan Kemayoran mengawali musim dengan catatan sempurna. Persija mencuri tiga poin dari kandang Borneo FC lewat kemenangan 1-0, lalu melumpuhkan juara tiga musim beruntun Persib Bandung dengan skor 2-1.

Hasil itu menempatkan Persija di peringkat keempat dengan enam poin. Mereka hanya kalah dari Dewa United yang sudah bermain tiga kali dengan tujuh poin, serta Bali United dan Madura United yang unggul selisih gol.

Dua amunisi asing Persija sudah memperlihatkan kualitasnya. Alexander Jeremejeff mengoleksi dua gol dari dua laga, sementara Ivan Mamut mencetak gol kemenangan atas Persib Bandung pada menit 90+5.

Pekerjaan Rumah Fabio Lefundes Sebelum Bertandang ke Gianyar

Java United tidak hanya perlu menutup celah di sisi sayap. Mereka juga wajib menjaga fokus hingga peluit akhir dan mengantisipasi duel udara di kotak penalti sendiri, mengingat dua gol Persita tercipta dari situasi tersebut.

Menghadapi Persija yang sedang dalam performa terbaik, tambalan di lini pertahanan menjadi penentu apakah Java United mampu bangkit dari zona merah atau justru semakin terbenam.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index