JAKARTA - AC Milan menunjukkan langkah tegas di bursa transfer pemain muda dengan menempatkan diri di posisi terdepan untuk merekrut El Hadji Malick Cisse.
Bek tengah asal Senegal ini sebelumnya sempat menarik perhatian Barcelona, yang sempat menguji kemampuan sang pemain melalui trial.
Pemain berusia 18 tahun tersebut menjalani trial di Ciutat Esportiva Barcelona pada November 2024. Selama berada di klub Catalan, Cisse menunjukkan kematangan dan kemampuan bermain yang melebihi usianya, meninggalkan kesan positif bagi pelatih dan pengamat.
Meski demikian, laporan terbaru menyebut AC Milan lebih cepat bergerak dalam memastikan langkah konkret untuk mengamankan sang bek. Keputusan ini diyakini akan mengubah arah masa depan Cisse menuju Serie A.
Barcelona Masih Aktif, tapi Gagal Amankan Semua Target
Menjelang penutupan bursa transfer musim dingin, Barcelona cukup aktif mencari pemain muda untuk memperkuat Barça Atlètic. Nama-nama seperti Hamza Abdelkarim, Ajay Tavares, Juwensley Ornstein, dan Patricio Pacífico masuk daftar incaran klub.
Sayangnya, tidak semua rencana berjalan sesuai harapan. Cisse menjadi salah satu talenta yang berpotensi lepas dari genggaman Blaugrana. Meskipun sempat menjalani proses evaluasi dan mendapat respons positif, Barcelona dinilai lambat dalam mengambil keputusan akhir.
Kegagalan cepat ini membuka peluang bagi Milan untuk lebih agresif. Pendekatan yang tidak langsung oleh Barcelona membuat klub Italia berhasil unggul dalam perburuan tanda tangan bek muda tersebut.
Milan Lebih Agresif dalam Perekrutan
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, AC Milan hampir pasti berhasil mengamankan jasa Cisse untuk memperkuat tim cadangan mereka. Minat Rossoneri disebut lebih serius dan konkret dibandingkan pesaing lain.
Cisse sempat mengikuti trial di Barcelona melalui kerja sama klub dengan Be Sport Academy, akademi berbasis di Dakar, Senegal. Namun, keseriusan Milan dalam melakukan negosiasi membuat keputusan sang pemain condong ke San Siro.
Pendekatan ini sesuai dengan strategi Milan beberapa tahun terakhir, yang fokus mengembangkan pemain muda berbakat dan memberikan jalur yang jelas menuju tim utama. Cisse diyakini akan menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang tersebut.
Bersinar di Panggung Internasional U-17
Nama Cisse mulai mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama Timnas Senegal di Piala Dunia U-17. Ia dipercaya sebagai kapten tim, menunjukkan kepemimpinan, kedewasaan, dan ketangguhan dalam duel di lini belakang.
Performa tersebut membuatnya masuk radar sejumlah klub Eropa, termasuk RB Leipzig yang dikenal giat memantau talenta muda Afrika. Namun, Milan berhasil bergerak lebih cepat dibanding para pesaing, menegaskan posisi mereka di pasar transfer pemain muda.
Kinerja impresif Cisse di Piala Dunia U-17 menunjukkan potensi besar yang dapat berkembang di level klub. Keputusan Milan menampungnya menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur tim di masa depan.
Strategi Jangka Panjang AC Milan
AC Milan menekankan pengembangan pemain muda sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub. Mereka ingin memastikan regenerasi tim berjalan berkesinambungan, sekaligus mempertahankan kompetitifitas di Serie A dan kompetisi Eropa.
Mengamankan Cisse menunjukkan konsistensi Milan dalam memburu talenta muda potensial, daripada sekadar membeli pemain berpengalaman. Strategi ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang dan menghadirkan kestabilan tim.
Pendekatan agresif Milan juga memberi sinyal kepada pemain muda lainnya bahwa klub serius dalam pengembangan bakat. Hal ini membuat Milan menjadi destinasi menarik bagi talenta berbakat Afrika dan Eropa.
Tantangan dan Peluang
Meski telah berada di jalur tepat, Cisse tetap menjadi aset penting bagi akademi dan klub asalnya di Senegal. Kontrak dan rencana pengembangan awal membuat pihak klub tidak terburu-buru melepas pemain, sehingga Milan harus menyelesaikan semua proses dengan hati-hati.
Jika berhasil bergabung, Cisse berpeluang menjadi bagian penting dari masa depan Milan. Kehadirannya akan menambah kedalaman skuad dan memperkuat strategi pembangunan tim berbasis talenta muda.
Keputusan tepat dan pendekatan matang Milan diyakini akan mengamankan pemain tanpa mengganggu stabilitas tim utama. Langkah ini selaras dengan visi klub: menggabungkan pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman demi tim yang kompetitif dan berkelanjutan.